KETERSEDIAAN PANGAN DIMASA PANDEMI COVID-19

Covid 19 atau corona virus disease  yang telah melanda di indonesia sejak awal bulan april ini  telah menjangkit 8.882 kasus  743 meninggal dan  1.107 dinyatakan sembuh .  covid ini bukan hanya sekedar wabah  tetapi ini adalah pandemi yang telah diresmi kan oleh WHO.   Di Indonesia virus corona telah merambat ke berbagai tatanan mulai dari sosial, kesehatan, ekonomi bahkan pangan. Dari berbagai masalah tatanan,  pangan merupakan salah satu persoalan utama yang harus diperhatikan Negara. Semua negara bahkan telah  berlomba-lomba mengamaankan ketahanan pangan mereka untuk menghadapi kemungkinan  masa krisis yang masi panjang ini.
Walaupun segalah cara untuk mencegah wabah ini semakin luas  opsi untuk menjaga ketersediaan pangan dalam jumlah besar harus dilakukan. Kita dapat melihat dari  negara-negara produsen bahan pangan  yang dimana mereka lngsung membatasi  ekspor komiditi tertentu untuk memastikan agar stok dalam negerinya tercukupi.
Penetlitian center for Indonesia polic studies (CIPS) felippa ann amanta  telah mengingatkan bahwa ketahanan panga harus menjadi proritas utama negara selain kesehatan masyarakat. Yang menjadi masalah disni di Indonesia khusus nya dalam bidang pertanian pastinya memiliki tantangan tersendiri  untuk mencukupi ketersediaan pangan, seprti lahan yang tidak mencukupi, iklim yang tidak tepat untuk menanam berbagai  komoditas dan berbgaia tangtangan lainya.  Berdasarkan data kementrian pertanian, perkiraan ketersediaan  pangan  strategis nasional mulai maret hingga agustus 2020 sebagai berikut:
 Untuk beras tersedia 25,6 juta ton dari jebutuhan 15 juta ton. Jagung sebanyak 13,7 jut ton dari kebutuhann 9,1  juta ton  bawang merah tersedia 1,06 juta ton dari kebutuhan 701,482 ton, cabai besar tersedia 657. 467 ton dari kebutuhan 551,261 ton.
Selain data ketersediann pangan di atas  dari pihak perum bulog juga telah menyatakan akan menjamin stok beras dan kebutuhan pangan lainya baahkan jika ada kebutuhan yang tak trduga kedepanya. Walaupun sekarang kebutuhan pangan dan lain-lain di indonesia telah terpenuhi  apakah persedian ini akan bertahan hingga akhir wabah pandemi ini.
setelah melihat data di atas dapat dikatakan bahwa ketersediaan pangan di dindonesia untuk saat ini mungkin telah terpenuhi dantidak haru di resahkan untuk saat ini. walapun tidak ada yang tahu pasti sampai apan wabah pandemi ini akan menyebar dan apakah data pangan diatas akan benar-bear mampu menutupi kebutuhan pangan kelak.

Sumber data : detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan Sosial Islam indonesia